Kamis, 09 April 2015

e-comerce


E-COMMERCE
A. Definisi E-Commerce.
E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) .
Adapun pendapat mengenai pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja online dan jangkauan lebih sempit. dimana e-commerce adalah subperangkat dari E-Bisnis. cara pembayarannya: melalui transfer uang secara digital seperti melalui account paypal atau kartu credit Sedangkan, E-Bisnis mengacu pada internet tapi jangkauan lebih luas. area bisnisnya terjadi ketika perusahaan atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. dengan begitu dapat memberikan keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi. cara pembayarannya yaitu dengan melaui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
Pada umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
Adapun proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
1. Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.
3. Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun nomor kartu kredit).
4. Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
Adapun keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui E-Commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah.
2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya.
3. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.
4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.

B. Contoh E-Commerce.
Banyak sekali yang dapat kita lakukan melalui E-Commerce yaitu :
1. Pembelian buku melalui online.
2. Pembelian elektronik melalui online.
3. Pembelian kendaraan melalui online.
4. Pembelian pakaian melalui online, dll.

C. Dampak Positif dan Negatif E-Commerce.
Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negativenya.
Dampak positifnya, yaitu :
1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
Dampak negativenya, yaitu :
1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.
Manfaat E-commerce Bagi Pengguna Bisnis Online
 Sebuah situs eCommerce pada dasarnya memberi Anda kemampuan untuk memiliki toko jam terbatas, memberikan pelanggan Anda 24 jam sehari, 7 hari seminggu akses ke toko dan membeli item dari Anda. Belanja online adalah proses dimana konsumen langsung membeli barang atau jasa dari penjual secara real-time, tanpa perantara layanan, melalui Internet . Jika layanan perantara hadir proses disebut electronic commerce . Sebuah toko online, e-shop, e-toko, toko internet, webshop, webstore , toko online, atau toko virtual membangkitkan analogi fisik membeli produk atau jasa pada bata-dan-mortir pengecer atau di pusat perbelanjaan . Proses ini disebut Business-to-Consumer (B2C) belanja online. Ketika bisnis membeli dari bisnis lain yang disebut Business-to-Business (B2B) belanja online. Baik B2C dan belanja online B2B adalah bentuk-bentuk e-commerce .

Informasi dan ulasan
Online toko harus menggambarkan produk yang dijual dengan teks, foto, dan file multimedia, sedangkan di toko ritel fisik, produk aktual dan kemasan produsen akan tersedia untuk inspeksi langsung (yang mungkin melibatkan test drive, pas, atau eksperimen lainnya) .
Beberapa toko online menyediakan atau link ke informasi produk tambahan, seperti instruksi, prosedur keselamatan, demonstrasi, atau spesifikasi pabrik. Beberapa memberikan informasi latar belakang, saran, atau bagaimana-untuk panduan yang dirancang untuk membantu konsumen memutuskan untuk membeli produk.
Beberapa toko bahkan memungkinkan pelanggan untuk komentar atau tingkat item mereka. Ada juga khusus situs review yang ulasan pengguna host untuk produk yang berbeda.
Di toko ritel konvensional, panitera umumnya tersedia untuk menjawab pertanyaan. Beberapa toko online memiliki real-time fitur chatting, tetapi kebanyakan mengandalkan panggilan e-mail atau telepon untuk menangani pertanyaan pelanggan.

Mengapa belanja elektronik ada? Untuk pelanggan bukan hanya karena tingginya tingkat kenyamanan, tetapi juga karena pemilihan yang lebih luas, dan harga yang lebih besar untuk mengakses informasi. Kompetitif. Untuk organisasi untuk meningkatkan nilai pelanggan mereka dan membangun kemampuan yang berkelanjutan, di samping keuntungan meningkat.Jadi, yang bisa saya bagikan, manfaat e-commerce bagi pengguna bisnis online adalah:
·    Perusahaan-perusahaan
Dengan melakukan kegiatan bisnis secara online, perusahaan-perusahaan akan dapat menjangkau pelanggan diseluruh dunia. Jadi, dengan memperluas bisnis mereka dapat memperoleh keuntungan. Kemudian, dengan menggunakan e-commerce dapat mengumpulkan informasi tentang para pelanggan agar perusahaan tersebut dapat mengetahui kebiasaan pelanggan dalam membeli suatu produk. Sehingga perusahaan dapat membuat target periklanannya yang lebih baik.
E-commerce menawarkan pengurangan sejumlah biaya tambahan. Sebuah perusahaan yang melakukan bisnis di internet akan mengurangi biaya tambahan karena biaya tersebut tidak digunakan untuk gedung dan pelayanan pelanggan (customer service), jika dibandingkan dengan jenis bisnis tradisional.
·    Konsumen
Bagi para konsumen pengguna bisnis online lewat e-commerce adalah melakukan bisnis secara online dengan mudah. Pembeli dengan mudahnya mendapatkan semua barang yang diinginkan hanya dengan menggunakan komputer pribadi tanpa harus mengantri di toko dan meninggalkan rumahnya.
Selain itu, keuntungan bagi konsumen adalah pengurangan biaya. Contoh : Perusahaan yang menjual saham secara online, hanya membebankan biaya sekitar $ 10 per perdagangan, yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli saham tersebut melalui perantara saham tradisional.
Secara ringkas keuntungan e-commerce tersebut adalah sebagai berikut:
•Bagi Konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
•Bagi Pengelola bisnis : efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu
• Bagi Manajemen : peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar